Kawasan Taman Kota Lumintang, Kemacetan Denpasar Utara, resmi menjadi kawasan car free day (CFD) Minggu (22/5), setelah kawasan Niti Mandala Renon Denpasar. Program jalur khusus bebas kendaraan bermotor ini diresmikan Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Walikota, IGN Jaya Negara. Hadir juga Sekda Kota Denpasar, AA Ngurah Rai Iswara dan Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede.
Penekanan tombol bersama-sama yang menggemakan suara sirine sebagai tanda peresmian jalur CFD Lumintang disambut baik masyarakat. Terbukti dari awal percobaan jalur CFD hingga diresmikan, masyarakat tampak terus memadati dengan melakukan olahraga santai bersama keluarga di beberapa zona kuliner di sebelah selatan lapangan Taman Kota, yakni mengelilingi air mancur menari, zona skateboard di Jalan Mataram, zona aktivitas olahraga sebelah barat lapangan Lumintang, zona binatang peliharaan di sebalah selatan Pura Loka Natha dan zona Pengembangan CFD juga sampai di Jalan Mataram.
Terkait program aplikasi mobile phone informasi arus lalu lintas di Kota Denpasar terintegrasi lewat sistem Area Traffic Control System (ATCS) Dinas Perhubungan Kota Denpasar. Program bersama antara Pemkot Denpasar dan Stikom Bali ini sebagai langkah pemecahan kepadatan arus lalu lintas di Kota Denpasar. Lewat program smart city Kota Denpasar yang tentunya didukung dengan smart people dari anak-anak muda mahasiswa Stikom Bali, sangat membantu Pemkot Denpasar dalam sistem monitoring lalu lintas yang dibangun pada sistem operasi android yang diakses masyarakat melalui perangkat mobile.