Denpasar, 2 Desember 2025 - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar menggelar Rapat Koordinasi dan Pemantapan Kegiatan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Ruang Rapat Men-Gosi (Menyama Braya, Gotong Royong dan Kolaborasi) Dinas Perhubungan Kota Denpasar.
Rapat dihadiri oleh berbagai instansi strategis, termasuk Dishub Provinsi Bali, BPTD Provinsi Bali, Polresta Denpasar, Kodim 1611/Badung, KSOP Benoa, Organda Bali, Kawilker Sanur dan Serangan, serta unsur pemerintah daerah dan operator transportasi.
Dalam arahannya, Kadishub menegaskan bahwa rapat ini menjadi langkah penting memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan layanan transportasi selama periode Nataru berjalan aman, tertib, lancar, dan selamat. Ia menekankan pentingnya kesiapan teknis, pengamanan, pengendalian lalu lintas, kesiapan sarana-prasarana, serta pelayanan publik terpadu mengingat peningkatan mobilitas masyarakat yang diperkirakan terjadi di jalur darat, laut, maupun udara.
Pembahasan rapat meliputi pemaparan kesiapan angkutan Nataru oleh Bidang Angkutan Dishub Kota Denpasar, termasuk timeline posko terpadu, kesiapan personel, serta sarana-prasarana pendukung. BPTD Provinsi Bali melaporkan kesiapan Terminal Mengwi dan pelabuhan Sanur–Serangan, serta memprediksi puncak lonjakan penumpang pada 23–24 Desember dan 29–30 Desember. Dishub Provinsi Bali turut menekankan optimalisasi ATCS di titik rawan kemacetan.
Polresta Denpasar menyatakan kesiapan pengamanan dan meminta informasi pusat keramaian malam pergantian tahun, sementara Organda Bali menyoroti pentingnya pengawasan operasional dan kualitas pelayanan moda transportasi. KSOP Benoa menegaskan kesiapan pelabuhan utama dan memprediksi arus puncak mudik laut pada 30 Desember, serta arus balik 3–6 Januari.
Kadishub Kota Denpasar menegaskan perlunya percepatan pengaturan lalu lintas melalui koordinasi ATCS dan pemantauan di lapangan, serta meminta operator seperti PT. MKP dan PT. Easybook meningkatkan akurasi pencatatan pergerakan penumpang secara real-time.
Kesimpulan rapat menegaskan komitmen seluruh instansi dalam mendukung pelaksanaan angkutan Nataru 2025/2026. Dishub Kota Denpasar akan memperkuat monitoring posko, koordinasi ATCS, serta kesiapan terminal dan pelabuhan. Gelar pasukan dijadwalkan pada 18 Desember 2025 sebelum pelaksanaan apel kesiapan. Operator angkutan juga diwajibkan meningkatkan pelayanan, keselamatan, dan sistem pencatatan keberangkatan maupun kedatangan penumpang dan kapal.