Dinas perhubungan Kota Denpasar telah melakukan perubahan Plan dan fasa di simpang Kebo Iwa, Trengguli dan Noja mengingat meningkatnya jumlah volume kendaraan sehingga menyebabkan kepadatan arus lalu lintas di persimpangan tersebut.
Teknisi dari Dinas Perhubungan Kota Denpasar telah melakukan survey dilapangan terlebih dahulu untuk memeriksa kepadatan di simpang Kebo Iwa Trenggulidan Nojasebelum melakukan perubahan plan dan fasa di simpang tersebut. Setelah dikoordinasikan dengan Ka.UPT Dinas Perhubungan Kota Denpasar I Dewa Ketut Adi Pradnyana,SsiT. MT, maka pada hariKamis, 20 Juli 2017 pukul 00.02 Wita teknisi melakukan perubahan Plan dan Fasa di SimpangTrengguli. Senin, 24 Juli 2017 pukul 22.08 Wita dan Selasa, 25 Juli 2017 pukul 10.04 Wita,teknisi melakukan perubahan Plan dan Fasa di Simpang Kebo Iwa dan Noja.
Simpang Trengguli dan Noja pada awalnya menggunakan 2 fasa di ubah menjadi 3 fasa, dimana arah Timur dan Barat jalan bersamaan kemudian di ubah menjadi barat jalan terlebih dahulu beberapa detik kemudian arah Timur dan Barat jalan secara bersamaan. Simpang Kebo Iwapada awalnya menggunakan 3 fasa diubah menjadi 4 fasa, dimana arah Selatan dan Utara kendaraan berjalan secara bersamaan kemudian di ubah menjadi arah selatan berjalan terlebih dahulubeberapa detikkemudian arah Utara dan Selatan jalan secara bersamaan.
Diharapkan dengan telah dilakukannya perubahan plan dan fasa di simpang Kebo Iwa, Trengguli dan Noja, kepadatan arus lalu lintas dapat berkurang di persimpangan tersebut. Kegiatan ini rutin dilakukan untuk memaksimalkan kapasitas persimpangan dan meningkatkan keselamatan jalan di persimpangan.