Menu

Program Baru dari Dishub Denpasar, Bus Sekolah Denpasar segera Diluncurkan

  • Jumat, 19 Mei 2017
  • 4708x Dilihat
Tahun ajaran baru 2017/2018 ini Dinas Perhubungan Kota Denpasar akan segera meluncurkan 6 unit bus sekolah dengan kapasitas 25 orang , 20 orang duduk dan 5 orang berdiri, program ini juga  tidak dipungut biaya apapun alias gratis.
 
Untuk tahap awal, bus sekolah ini  baru akan melayani rute di kecamatan denpasar utara dan denpasar timur saja, dua kecamatan ini diprioritaskan terlebih dahulu karena selama ini belum ada layanan angkutan umum  yang beroperasi di sana, kedepannya akan dikembangkan kembali untuk menjangkau wilayah Denpasar Selatan dan Denpasar Barat.
 
Hingga saat ini siswa yang sudah mendaftar sangat membludak , kurang lebih sekitar 350  siswa dari sekolah yang tersebar di kawasan Denpasar, Jumlah itu belum ditambah lagi dengan penumpang yang mendaftar lewat telephone, total siswa yang terkumpul sampai saat ini sudah menyentuh angka 500 siswa. Untuk sekarang kegiataan sosialisasi ke sekolah - sekolah distop terlebih dahulu disebabkan kapasitas maksimal bus hanya 150 orang ,namun untuk siswa yang ingin mendaftar masih bisa diterima dan akan dimasukkan ke daftar penumpang cadangan ataupun sebagai bahan evaluasi untuk penambahan rute kedepannya.
 
Untuk tata cara pendaftarannya sangat mudah yaitu dengan mengisi blanko pendaftaran dan surat kesanggupan, melaporkan ke pihak sekolah dan melengkapi kelengkapan surat lainnya. Untuk informasi lebih lengkap bisa menghubungi 0361 419295 atau 081238842244, Fanspage facebook: Bus Sekolah Denpasar, instagram @bussekolah_dps, email: bussekolah.denpasar@gmail.com.
 
Untuk fasilitas bus ini nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas AC, CCTV yang fungsinya monitoring pergerakan anak yang ada di dalam kendaraan, smart card untuk tanda pengenal siswa tetap, multimedia, GPS dan wi-fi serta fitur notifikasi yang berfungsi untuk memberikan informasi kepada orang tua ataupun siswa sendiri agar dapat mengetahui posisi bus.
Melalui bus sekolah ini juga diharapkan dapat meringankan orangtua siswa yang tidak lagi antar jemput anak, memberikan rasa aman bagi siswa sehingga orangtua siswa tidak lagi was-was dengan anaknya seperti maraknya kasus kecelakaan yang menimpa siswa.