Menu

Upaya Konprehensif telah dilakukan Pemerintah melalui Rekayasa Lalin, Penataan Parkir dan pedagang di kawasan pasar sanglah dikoordinir oleh Dinas Perhubungan bersama perangkat daerah terkait serta Desa Dauh Puri Kelod

  • Selasa, 05 November 2024
  • 568x Dilihat

Kepadatan lalu lintas di Kota Denpasar menjadi perhatian serius pemerintah. Sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi di Bali, Denpasar mengalami pertumbuhan pesat yang diikuti dengan peningkatan jumlah kendaraan bermotor, hal ini menyebabkan jalanan menjadi padat, waktu tempuh semakin lama dan kualitas udara yang kurang sehat.

Kawasan Pasar Sanglah merupakan daerah yang terpantau padat lalu lintas di pagi hari, hal ini disebabkan karena beberapa hal, seperti aktivitas pasar yang tinggi, dengan jumlah pengunjung yang berbelanja, aktivitas pedagang di luar pasar serta parkir yang mengganggu lalu lintas.

Upaya konprehensif telah dilakukan Pemerintah melalui rekayasa lalu lintas, penataan parkir dan pedagang di kawasan tersebut dikoordinir oleh Dinas Perhubungan bersama perangkat daerah terkait serta Desa Dauh Puri Kelod. Para pedagang yang selama ini melakukan aktivitas di luar pasar disediakan tempat di dalam pasar oleh pengelola Pasar Sanglah berikut parkir sepeda motor, sedangkan kendaraan roda empat parkir di sebelah barat seberang pasar. Upaya ini telah dilakukan selama hampir 1 bulan dengan pengawasan secara masif tim bersama aparat Desa dan Banjar terkait, hingga dampak berkurangnya kepadatan pada kawasan tersebut sudah dapat dirasakan oleh masyarakat.

Untuk penataan kawasan ini Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, perlu dukungan dan kesadaran masyarakat untuk turut serta membantu dengan berperilaku tertib mentaati parkir pada tempat yang sudah disediakan, melakukan aktivitas berdagang di areal dalam pasar, tidak membawa kendaraan jika jarak pasar dengan rumah sangat dekat, cukup berjalan kaki untuk mengurangi volume kendaraan.

 

Sumber : @denpasarkota